Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, umat Islam membutuhkan generasi baru yang mampu berdakwah dengan hikmah (kebijaksanaan), mau’izhah hasanah (nasihat yang indah), dan mujadalah billati hiya ahsan (berdialog dengan cara terbaik) sebagaimana diajarkan dalam QS. An-Nahl: 125.
Inilah jalan dakwah Walisongo, para wali agung yang menyebarkan Islam di Nusantara dengan cinta, ilmu, budaya, dan akhlakul karimah, bukan dengan kekerasan.
“Ojo dumeh, ojo kemrungsung, ojo adigang adigung adiguna.”
(Sunan Ampel)
Sunan Ampel mendidik santri dengan keteguhan akidah, kesantunan budi, dan disiplin syariah. Beliau mengajarkan bahwa dakwah harus dimulai dari ilmu yang bersanad, akhlak yang tulus, dan teladan yang hidup.
“Wenehono teken marang wong kang wuto, wenehono pangan marang wong kang luwe.”
(Berikan tongkat bagi yang buta, berikan makanan bagi yang lapar)
Sunan Drajat membumikan dakwah dengan membela kaum kecil, memberdayakan rakyat, dan menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semua. Inilah Islam yang membangun — bukan sekadar ceramah, tapi juga solusi nyata bagi masyarakat.
Di bawah naungan Pesantren Sunan Drajat Al-Qosimiyyah, para santri dibekali:
✅ Ilmu Syariat dan Kitab Kuning bersanad
✅ Bahasa Arab-Inggris untuk dakwah global
✅ Keterampilan komunikasi dan media dakwah
✅ Pemahaman budaya dan sosial masyarakat lokal
✅ Semangat toleransi dan kasih sayang dalam berdakwah
✅ Berdakwah ke berbagai dakwah ala walisongo
Santri siap menjadi:
🔹 Da’i kampung & kota
🔹 Pendakwah milenial via media digital
🔹 Penggerak dakwah sosial & ekonomi umat
🔹 Kader ulama masa depan dengan sanad keilmuan Walisongo
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sampaikan dariku walau hanya satu ayat.”
(HR. Bukhari)
Dakwah tidak harus menunggu jadi ulama besar. Setiap ilmu yang dimiliki, walau satu ayat, adalah tanggung jawab yang harus disampaikan dengan hikmah dan cinta.
Bersama Pesantren Sunan Drajat Al-Qosimiyyah, kita kobarkan semangat dakwah ala Walisongo, dakwah yang membumi, merangkul, dan memberi solusi. Karena Islam bukan hanya ajaran, tapi jalan hidup yang membebaskan dan membahagiakan.